Tampilkan postingan dengan label Antivirus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Antivirus. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 April 2009

cara Singkirkan, menghapus Virus Sality

Tidak semua program antivirus dapat membersihkan file yang sudah terinfeksi virus W32/Sality.AE. Malah bisa-bisa, file tersebut akan rusak setelah di-scan dan dibersihkan oleh antivirus yang tidak tepat.

Virus Sality akan menyebar dengan cepat melalui jaringan dengan memanfaatkan default share Windows atau share folder yang mempunyai akses full dengan cara menginfeksi file yang mempunyai ekstensi exe/com/scr.

Untuk itu, perusahaan sekuriti Vaksincom menyarankan pengguna komputer untuk menonaktifkan Default Share (C$, D$ .. dst) dan hindari full sharing folder Anda di jaringan.

Berikut 9 cara singkat membersihkan virus W32/Sality.AE yang diterima saya dari analis virus Vaksincom, Adang Jauhar Taufik,

1. Putuskan hubungan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan dan internet.

2. Matikan System Restore selama proses pembersihan berlangsung.

3. Matikan Autorun dan Default Share. Silahkan download file berikut kemudian jalankan dengan cara: klik kanan repair.inf lalu install.

http://www.4shared.com/file/82762498/f5dc1edd/repair.html?dirPwdVerified=feea1d94

4. Matikan program aplikasi yang aktif di memori agar proses pembersihan lebih cepat terutama program yang ada dalam daftar startup.

5. Sebaiknya scan dengan menggunakan removal tools dengan terlebih dahulu merubah ekstensi dari removal tools tersebut dengan ekstensi lain [contoh: CMD] agar tidak diinfeksi ulang oleh W32/Sality.AE.

6. Agar komputer yang sudah terinfeksi W32/Sality.AE dapat booting safe mode, silahkan restore registry yang sudah diubah oleh virus.

Silahkan download file berikut kemudian jalankan sesuai OS yang terinfeksi W32/Sality.AE tersebut.

http://www.4shared.com/file/82761423/934fb170/_2__Sality.htmldirPwdVerified=feea1d94

7. Fix registry lain yang diubah oleh virus, silahkan download tools berikut kemudian jalankan file tersebut dengan cara: klik kanan repair.inf lalu install

http://www.4shared.com/file/82874724/f485f1dd/repair.html?dirPwdVerified=3b1f2fa9

8. Restart komputer dan scan ulang dengan menggunakan removal tools untuk memastikan komputer telah bersih dari virus.

9. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang sebaiknya install dan scan dengan antivirus yang dapat mendeteksi Sality dengan baik.

Selengkapnya...

6 Langkah Membasmi Virus Penyerang Yahoo Messenger

Serangan virus Coutsonif.A yang mengancam pengguna Yahoo Messenger dan Skype patut diwaspadai. Virus ini menyebar dengan mengirimkan dirinya ke semua kontak yang ada dalam alamat aplikasi tersebut dari komputer yang terinfeksi.

Pesan tersebut sekilas seperti pesan pada umumnya. Namun jangan sampai mengklik link yang diberikan, sekalipun dikirimkan oleh teman Anda. Pasalnya, pesan tersebut sebenarnya bukan dikirimkan oleh rekan Anda, melainkan oleh virus yang telah berhasil menginfeksi komputer rekan Anda.

Nah, jika sudah terinfeksi, maka secara otomatis ia akan membuat nama file acak dengan ekstensi .tmp dan .exe yang akan disimpan di direktori [C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp] dengan nama yang berbeda-beda.

Kalau sudah begini, user hanya bisa pasrah dan tak tenang beraktifitas di internet lagi. Bahkan, bisa-bisa nama baiknya pun rusak karena dituduh menyebarkan virus juga. Sebab, si penerima pesan menduga temannya yang sengaja mencelakakan dirinya dengan mengiriminya virus.

Makanya, sebelum kejadian itu terjadi. Ada baiknya Anda simak 6 cara jitu untuk membasmi virus perusak nama baik yang menyerang aplikasi chat ini seperti dilansir Vaksincom:

1. Disable 'System Restore' selama proses pembersihan.
2. Disable autorun Windows, agar virus tidak dapat aktif secara otomatis saat akses ke drive /flash disk.

* Klik tombol 'start'
* Klik 'run'
* Ketik 'GPEDIT.MSC', tanpa tanda kutip. Kemudian akan muncul layar 'Group Policy'
* Pada menu 'Computer Configuration dan User Configuration', klik 'Administrative templates'
* Klik 'System'
* Klik kanan pada 'Turn On Autoplay', pilih 'Properties'. Kemudian akan muncul layar 'Tun on Autoplay propeties'
* Pada tabulasi 'Setting', pilih 'Enabled'
* Pada kolom 'Tun off Autoplay on' pilih 'All drives'
* Klik 'Ok'


3. Matikan proses virus, gunakan tools 'security task manager' kemudian hapus file [sysmgr.exe, vshost.exe, winservices.exe, *.tmp]

Sekadar catatan, .tmp menunjukan file yang mempunyai ekstensi TMP [contoh: 5755.tmp]. Klik kanan pada file tersebut dan pilih 'Remove', lalu pilih opsi 'Move File to Quarantine'.

4. Repair registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses penghapusan silahkan salin script dibawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama repair.inf. Jalankan file tersebut dengan cara: Klik kanan repair.inf, lalu pilih instal.

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee


[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del


[UnhookRegKey]

HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKCU, SessionInformation, ProgramCount, 0x00010001,3
HKCU, AppEvents\Schemes\Apps\Explorer\BlockedPopup\.current,,,"C:\WINDOWS\media\Windows XP Pop-up Blocked.wav"
HKCU, AppEvents\Schemes\Apps\Explorer\EmptyRecycleBin\.Current,,,"C:\Windows\media\Windows XP Recycle.wav"
HKCU, AppEvents\Schemes\Apps\Explorer\Navigating\.Current,,,"C:\Windows\media\Windows XP Start.wav"
HKCU, AppEvents\Schemes\Apps\Explorer\SecurityBand\.current,,,"C:\WINDOWS\media\Windows XP Information Bar.wav"

[del]

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Microsoft(R) System Manager
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, bMaxUserPortWindows Service help
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\Parameters, MaxUserPort

5. Hapus file virus berikut:
C:\vshost.exe [all drive]

C:\autorun.inf [all drive]

C:\RECYCLER\S-1-5-21-9949614401-9544371273-983011715-7040\winservices.exe

C:\Documents and Settings\%user%\Local Settings\Temp

A415.tmp [acak]

034.exe [acak]

Lady_Eats_Her_Shit--www.youtube.com

C:\WINDOWS\system32\sysmgr.exe

C:\WINDOWS\TEMP\5755.tmp

C:\windows\system32\crypts.dll

C:\windows\system32\msvcrt2.dll

6. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang silahkan gunakan antivirus yang dapat mendeteksi dan membasmi virus ini up to date. Anda juga dapat download tools Norman Malware Cleaner di http://download.norman.no/public/Norman_Malware_Cleaner.exe

Selengkapnya...

cara Menghentikan Banjir Virus Shortcut

Virus PIF/Starter atau yang lebih dikenal dengan virus shortcut membuat kesal korbannya dengan banyak sekali shortcut yang dibuat oleh virus tersebut. Repotnya, kalau cara penanganan virus ini tak tepat maka ia malah akan kembali lagi, lagi dan lagi.

Oleh sebab itu, simak 7 cara jitu dari analis virus Vaksincom MG Lat untuk menghentikan banjir shortcut yang diakibatkan virus ini:

1. Sebelumnya matikan dulu proses system restore.

2. Matikan proses dari file Wscript yang terletak di C:\Windows\System32, dengan cara menggunakan tools seperti CProcess, HijackThis atau dapat juga menggunakan Task Manager dari Windows.

3. Setelah dimatikan proses dari Wscript tersebut, kita harus men-delete atau me-rename dari file tersebut agar tidak digunakan untuk sementara oleh virus tersebut.

Sebagai catatan, kalau kita me-rename dari file Wscript.exe tersebut dengan otomatis, maka akan dikopikan lagi di folder tersebut. Oleh sebab itu, kita harus mencari di mana file Wscript.exe yang lainnya, biasanya ada di C:\Windows\$NtServicePackUninstall$, C:\Windows\ServicePackFiles\i386.

Tidak seperti virus-virus VBS lainnya, kita bisa mengganti Open With dari file VBS menjadi Notepad, virus ini berextensi MDB yang berarti adalah file Microsoft Access. Jadi Wscript akan menjalankan file DATABASE.MDB seolah-olah dia adalah file VBS.

4. Delete file induknya yang ada di C:\Documents and Settings\\My Documents\database.mdb, agar setiap kali komputer dijalankan tidak akan me-load file tersebut. Dan jangan lupa kita buka juga MSCONFIG, disable perintah yang menjalankannya.

5. Sekarang kita akan men-delete file-file Autorun.INF. Microsoft.INF dan Thumb.db. Caranya, klik tombol START, ketik CMD, pindah ke drive yang akan dibersihkan, misalnya drive C:\, maka yang harus kita lakukan adalah:

Ketik C:\del Microsoft.inf /s, perintah ini akan men-delete semua file microsoft.inf di seluruh folder di drive C:. Sementara kalau mau pindah drive tinggal diganti nama drivenya saja contoh: D:\del Microsoft.inf /s.

Untuk file autorun.inf, ketik C:\del autorun.inf /s /ah /f, perintah akan men-delete file autorun.inf (syntax /ah /f) digunakan karena file tersebut memakai attrib RSHA, begitu juga untuk file Thumb.db lakukan juga hal yang sama.

6. Untuk men-delete file-file selain 4 file terdahulu, kita harus mencarinya dengan cara search file dengan ekstensi .lnk ukurannya 1 kb. Pada 'More advanced options' pastikan option 'Search system folders' dan 'Search hidden files and folders' keduanya telah dicentang.

Harap berhati-hati, tidak semua file shortcut / file LNK yang berukuran 1 kb adalah virus, kita dapat membedakannya dari ikon, size dan tipenya. Untuk shortcut yang diciptakan virus ikonnya selalu menggunakan icon 'folder', berukuran 1 kb dan bertipe 'shortcut'. Sedangkan folder yang benar harusnya tidak memiliki 'size' dan tipenya adalah 'File Folder'.

7. Fix registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan registry salin script dibawah ini pada program 'notepad' kemudian simpan dengan nama 'Repair.inf'. Jalankan file tersebut dengan cara:

- Klik kanan repair.inf
- Klik Install

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

[del]
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Winupdate
HKCU,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, explorer

Selengkapnya...

Norton 360, antivirus yang Ringan tapi Handal

Program antivirus kadang dianggap sebagai pelindung komputer yang kerap memberatkan. Norton 360 berupaya mencitrakan diri sebagai 'satpam yang langsing'.

Symantec memperkenalkan produk keamanan Norton 360 versi 3.0. Versi terbaru ini diyakini bisa memberikan perlindungan menyeluruh tanpa memberatkan kinerja komputer.

Seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima detikINET, Rabu (8/4/2009), Norton 360 versi 3.0 bahkan diyakini bisa membantu kecepatan kinerja komputer. Hal ini berkat fitur 'bersih-bersih' startup program yang dilakukannya.

Produk ini juga telah dilengkapi dengan Norton Safe Web yang akan membantu dalam perlindungan saat online. Lewat fitur ini pengguna Norton 360 akan mendapatkan peringatan soal potensi bahaya pada situs web yang dikunjungi.

Fitur lain yang diandalkan Norton 360 mencakup:

* Identity Safe - Kemampuan mengelola secara aman identitas online yang dimiliki pengguna Norton 360. Fitur ini juga mencegah penyadapan tipe keylogger.
* Backup Drive - Secara otomatis membuat cadangan file-file ketika komputer sedang tidak digunakan (idle). Norton 360 sudah mencakup penyimpanan online 2GB dari Symantec.


Norton 360 versi 3.0 tersedia melalui situs SymantecStore.com. Mulai pertengahan April, produk ini juga bisa dibeli di berbagai toko ritel di Indonesia dengan kisaran harga Rp 575.000 (termasuk update selama 1 tahun).

Selengkapnya...

Sabtu, 04 April 2009

Anti virus Indonesia yang Handal














Sepertinya rilis PC Media Antivirus (PCMAV) 2.0 semakin dekat. Setelah membagikan PCMAV 2.0 Valkyrie Alpha 2 untuk diuji coba, kemarin PC Media mengirimkan PCMAV 2.0 Valkyrie Beta. Berbeda ketika mengirimkan PCMAV 2.0 Valkyrie Alpha 2 yang disertai pesan untuk tidak mendistribusikannya, untuk rilis PCMAV 2.0 Valkyrie Beta diperbolehkan untuk diserbarluaskan secara utuh dan lengkap ke pihak lain yang membutuhkan, namun perlu diingatkan kembali ke pihak lain tersebut bahwa rilis Beta ini hanya untuk kepentingan uji coba semata, bukan untuk penggunaan operasional sehari-hari. Melalui tulisan ini, saya akan berbagi link download PCMAV 2.0 Valkyrie Beta bagi Anda yang ingin turut mencobanya.

Download PCMAV 2.0 Beta (2,84 MB) dari salah satu server berikut :

Ziddu | Uploaded.to | Rapidshare | IndoWebster

Secara garis besar, apa-apa yang dapat dilihat pada PCMAV 2.0 Beta ini telah saya tulis dan tampilkan screenshot-nya ketika membahas PCMAV 2.0 Valkyrie Alpha 2, dan kesempatan ini selain membagikan link download PCMAV di atas, saya hanya akan menuliskan kembali informasi update yang dilakukan sampai dengan PCMAV 2.0 beta sebagaimana yang ada pada file readme.txt. Jika ada hal lain mengenai PCMAV 2.0 Beta ini akan saya tuliskan tersendiri.

Pada PCMAV 2.0 Beta ini, seluruh fitur yang direncanakan hadir di PCMAV 2.0
telah dianggap lengkap. Fitur-fitur tersebut adalah Automatic Update, Virus Quarantine, Virus Submit, RTP for Windows Vista & 7, iScan for ClamAV engine, integrated Cleaner & RTP module, dan Tampilan baru nan segar dan menyenangkan.

  • iScan for ClamAV
    Berupa tambahan engine IntelligenceScan untuk meningkatkan akselerasi pendeteksian pada engine ClamAV. Dengan iScan, kini performa scan ClamAV dapat lebih cepat hingga 35%.
  • RTP for Vista & Windows 7
    RTP kini telah dapat berjalan lancar dan stabil di Windows Vista. Khusus untuk di Windows 7, walau cukup berjalan lancar, RTP masih bersifat eksperimental mengingat Windows 7 sendiri masih berstatus Beta.
  • Integrasi modul Cleaner & RTP
    Kini Cleaner tidak lagi memeriksa memory/start-up Windows ketika RTP telah aktif. Penggunaan memory bersama untuk database virus.
  • Database virus utama (pcmav.vdb) kini dikeluarkan dari modul utama. Dan bersama file update database virus (update.vdb) diletakkan di folder \vdb\
  • Optimalisasi penggunaan memory dan pencarian file yang lebih cepat dan stabil.
  • Penyempurnaan tampilan baru yang lebih segar dan menyenangkan.
  • Perbaikan beberapa bug yang ditemukan di Alpha1 dan Alpha2, terutama di fitur
    Update Manager, Virus Quarantine dan Virus Submit.

Sekiranya Anda berminat untuk mencobanya, silahkan mendownload melalui link di tas dan setelahnya mungkin dapat berbagi kesan, permasalahan, dan usulan melalui form komentar di bawah. Dan sekedar mengingatkan kembali pesan PC media, rilis Beta ini hanya untuk kepentingan uji coba semata, bukan untuk penggunaan operasional sehari-hari.

Selengkapnya...

AVG 8 Mendeteksi User32.dll Terinfeksi Virus








Untuk pengguna pengguna Windows, karena banyaknya virus yang mengintai untuk menginfeksi sistem operasi ini, antivirus dijadikan program wajib untuk diinstall. Keberadaan antivirus ini diharapkan dapat melindungi infeksi terhadap sistem komputer dan file-file yang ada di dalamnya. Bagimana jika program antivirus salah mengidentifikasi sebuah file terinfeksi virus namun sebenarnya tidak? Bisa jadi masalah yang ditimbulkan sama merepotkannya dengan keadaan terserang virus.

Itulah yang terjadi dengan AVG 8. Setelah mengupdate AVG 8 per tanggal 9 November kemarin, banyak pengguna program antivirus yang populer ini mendapati AVG 8 mendeteksi file user32.dll terinfeksi virus, dan ketika mengikuti petunjuk program AVG untuk mengkarantinanya ke Virus Valut, Windows akan mengalami layar biru kematian atau Blue Screen of Death (BSoD).

File user32.dll sendiri merupakan file sistem Windows, sehingga ketika keberadaannya tidak lagi ada, maka Windows tidak tidak berjalan sebagaimana mestinya, dan mengalami BSoD, dan berikutnya Windows tidak dapat booting. Dan ini kabarnya dapat terjadi pada pengguna Windows XP SP2 maupun SP3.

Pendeteksian oleh AVG terhadap file user32.dll tersebut menyatakan bahwa file terinfeksi virus Trojan Horse PSW.BANKER4.APSA. Menurut informasinya, ini hanyalah false alarm atau salah pendeteksian. Bagi yang menggunakan AVG dengan update tersebut dan menemukan adanya pendeteksian user32.dll yang terinfeksi virus, sebaiknya diabaikan.

Dan bagi yang yang sudah terlanjur mengirimkan file user32.dll ke Virus Vault, langkah yang dapat diambil adalah melalui recovery console atau safe mode jika memungkinkan, dan menyalin kembali file user32.dll dari folder c:\windows\system32\dllcache\user32.dll ke lokasi c:\windows\system32\user32.dll. Jika pada kedua lokasi yang seharusnya ada tersebut sudah terlanjur hilang, maka copy file user32.dll dari komputer Windows lain yang seversi ke kedua lokasi tersebut. Jika memang dapat melakukan booting safe mode, dapat dicoba pula untuk mengeluarkan file user32.dll tersebut dari Virus Vault.

  • Buka AVG user interface.
  • Pilih Virus Vault dari menu History.
  • Cari dan plih file user32.dll.
  • Klik tombol Restore.

Atas masalah ini sendiri AVG telah merespon dengan mengeluarkan update yang lebih baru (270.9.0/1778) yang menghapus deteksi false positive atas file user32.dll.

Selengkapnya...

Cara Mematikan System Restore Windows

PC Media Antivirus (PCMAV), antivirus, atau virus remover lainnya, sebelum melakukan scanning biasanya akan menyarankan untuk mematikan lebih dahulu fasilitas System Restore yang ada pada Windows. Ini bertujuan agar file virus yang mungkin sudah tersimpan pada restore point tertentu tidak kembali lagi ketika komputer direstore yang kemungkinan akan kembali menginfeksi komputer Windows.

Terkait dengan masalah tersebut, beberapa pengunjung maseko.com yang menanyakan bagaimana caranya untuk mematikan fasilitas System Restore Windows. Berikut ini adalah cara untuk mematikan system restore pada Windows XP:

  • Klik kanan pada shortcut My Computer di desktop atau yang ada di Start menu, kemudian pilih Properties.
  • Pada jendela yang muncul, pilih tab System Restore, kemudian check atau centang pada Turn off System Restore on all drives.
    turn-off-system-restore
  • Selanjutnya klik OK.

Pada status ini, maka fasilitas System Restore Windows tidak aktif. Jika ini dilakukan dalam rangka full scanning oleh antivirus yang digunakan, setelahnya aktifkan kembali System restore dengan cara yang sama dengan membuang centang pada pilihan Turn off System Restore on all drives.

Selengkapnya...

Norton 2009 Beta

Norton2009 Beta dikembangkan menggunakan arsitektur baru yang akan mengurangi boot time, scan time, dan juga mengurangi konsumsi memori. Adanya fitur silent mode yang ditambahkan, akan memungkinkan untuk menonaktifkan pesan-pesan yang bertujuan menginformasikan adanya masalah tetapi terkadang akan menganggu jika pesan-pesan ini muncul di saat menjalankan program-program tertentu seperti game.

Berharap adanya umpan balik terkait dua software yang sedang dikembangkan ini, Symantec sudah menyediakannya untuk dapat didownload dan digunakan.

Untuk mendownload dan mendapat product key Norton Internet Security 2009, dapat dimulai dengan mengakses halaman Norton Internet Security 2009 Beta dan mengisi

informasi negara dan alamat email. Selanjutnya klik tombol download atau langsung melalui alamat ini, sementara itu product key akan dikirimkan melalui alamat email. Sama halnya dengan Norton AntiVirus 2009 Beta, hanya saja akses pengisian form dilakukan di halaman Norton AntiVirus 2009 Beta dan download melalui alamat ini.

Namun sayangnya kedua file installer tersebut ukurannya cukup besar yaitu sekitar 50 MB, dan hanya disediakan pada FTP server yang bagi sebagian pengguna tidak memungkinkan melakukan download melalui protokol tersebut. Tadi saya melakukan remote upload kedua file installer tersebut ke Rapidshare yang masing-masing dapat diakses melalui alamat berikut, yang bagi pengguna account premium Rapidshare akan memudahkan untuk mendownloadnya.

Download: Norton Internet Security 2009 Beta | Norton AntiVirus 2009 Beta

Selengkapnya...

Anti Virus InfoKomputer (AVI) Siap Rontokkan Beragam Virus

Akhirnya tiba juga saatnya InfoKomputer memberikan sebuah perlindungan bagi PC Anda. Tepat pada awal September 2008 ini, Anti Virus InfoKomputer (AVI) versi beta untuk kali pertama diluncurkan. Lalu apa saja yang menjadi nilai lebih dari AVI sehingga layak untuk dicoba? mari kita telusuri bersama.

Untuk mendukung kinerja yang optimal, AVI membenamkan engine ANSAV yang bekerja sebagai sistem proteksi. ANSAV sendiri merupakan antivirus lokal yang memang dirancang untuk membasmi varian virus lokal dan beberapa virus mancanegara yang sering menyerang berbagai PC di negeri ini.

Beragam serangan virus lokal seperti Brontok, Kangen, Cabir, Alman, dan lain-lain dapat dimusnahkan menggunakan AVI. Saat ini, ada sekitar 300-an signatures virus yang bisa dikenali AVI. Nah, bagaimana jika ke depannya muncul virus baru? jangan kuatir karena update signature tersebut nantinya dapat dilakukan melalui update online atau melalui DVD regular yang disediakan InfoKomputer jika memang PC yang Anda gunakan tidak memiliki koneksi Internet.

AVI sendiri merupakan hasil kerjasama InfoKomputer dengan komunitas keamanan yang berbasis Yogyakarta. Hasil kembangan komunitas ini pastinya memberikan jaminan kualitas yang lebih baik dibanding aplikasi serupa yang juga membasmi virus lokal.

Kabar gembiranya, AVI segera beredar resmi melalui DVD regular majalah InfoKomputer mulai edisi September ini. Tersedia juga opsi lainnya, yaitu dengan mendownload secara gratis di http://www.infokomputer.com.

Referensi : http://infokomputer.com


Selengkapnya...

Antivirus dan Antispyware untuk Windows 7

Jika Anda sudah pernah menginstall Windows 7 Beta, tentu melihat pesan yang dinyatakan penting dari Action Center yang berada pada system tray yang salah satunya adalah permintaan untuk mencari dan program antivirus. Dari sini dapat ditangkap bahwa Microsoft sendiri menganggap bahwa sistem yang dibuatnya belumlah aman jika tanpa disertai program lain untuk menangkal virus dan malware. Seperti pada Windows Vista, program keamanan yang disertakan pada Windows 7 Beta hanya antispyware yaitu Windows Defender.

Jika melihat daftar Microsoft mengenai program antivirus yang compatible dengan Windows 7 Beta, sudah ada tiga program antivirus yang masuk yaitu:

  • Symantec yang memberikan Norton 360 3.0 Beta
  • AVG yang menawarkan AVG Internet Security dan AVG Anti-Virus dimana keduanya adalah produk komersial AVG
  • Kaspersky yang menyediakan technical preview dari Kaspersky Anti-Virus for Windows 7.

Apakah memang terbatas hanya itu? Kemudian saya pun mencoba menginstall dan menjalankan AVG 8 Free Edition dan Avira Antivir Personal yang gratis digunakan, dan ternyata dari proses instalasi maupun pada saat berjalan, belum ada masalah yang timbul. Pada Action Center Windows 7 sendiri membaca secara baik keberadaan kedua antivirus tersebut termasuk statusnya jika real-time protection mati atau pada saat memerlukan update.

Di How-to Geek sudah ada tulisan berdasarkan percobaan langsung yang menghasilkan daftar Antivirus dan daftar Antispyware yang kompatibel dengan Windows 7.

Antivirus yang kompatibel dengan Windows 7

  • AVG Anti-Virus Free Edition - this is what I personally use… it’s excellent and FREE
  • Avira AntiVir Personal Edition
  • Norton AntiVirus 2009
  • Avast! AntiVirus Home
  • Kapersky Anti-Virus 2009
  • PCGuard Anti-Virus from Virgina Media Broadband
  • ESET Nod32 Anti-Virus
  • Microsoft Forefront Client Security (Enterprise)

Antivirus yang TIDAK kompatibel dengan Windows 7

  • McAfee VirusScan
  • Microsoft Windows Live OneCare

AntiSpyware yang kompatibel dengan Windows 7

  • Windows Defender
  • Spybot Search & Destroy
  • Ad-Aware
  • Malwarebytes’ Anti-Malware
  • Spyware Blaster

Sebagai catatan, jika Anda misalnya ingin menggunakan program Anti-spyware selain Windows Defender yang sudah ada dalam Windows 7 Beta, maka sebaiknya Windows Defender diuninstall dulu karena menggunakan dua atau lebih produk antivirus atau antispyware akan terlalu membebani sistem.

Selengkapnya...

Kaspersky: Modifikasi Kido Makin Canggih

Kaspersky Lab, sebuah pengembang sistem keamanan konten manajemen, mendeteksi sebuah modifikasi baru dari malware Kido atau juga disebut Conficker. Varian terbaru ini berbeda dari yang sebelumnya karena ia menambah fungsi Trojan yang ada pada versi program berbahaya yang sebelumnya.

Net-Worm.Win32.Kido.ip, Net-Worm.Win32.Kido.iq, dan varian lainnya adalah bentuk modifikasi terbaru dari Kido yang dapat mencegah fungsi produk antivirus pada komputer yang terinfeksi. Varian baru dari program berbahaya ini juga mengunduh update harian sebanyak 50.000. Padahal, versi sebelumnya hanya 250 kali. Kaspersky Lab telah memasukkannya ke dalam daftar virus baru sejak 7 Maret.

"Sejauh ini, versi baru Kido tidak menunjukkan ancaman yang mewabah," kata Vitaly Kamluk, ahli antivirus senior. "Meski demikian, jika versi Kido yang sekarang digantikan oleh varian yang terbaru, akan sangat sulit untuk memerangi pembuat program berbahaya ini."

Kido yang merupakan menyerang sebagai worm juga memiliki fungsi pengunduh Trojan, yang berarti ia mengirimkan program berbahaya untuk menginfeksi komputer. Bahkan serangan ini juga menempatkan bootnet, semacam vampir yang menetap di komputer dan siap diperintah dari jarak jauh untuk melakukan apa saja.

Selain melakukan update antivirus, Kaspersky Lab menganjurkan agar semua pengguna meng-install update keamanan sistem operasi Windows (http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS08-067.mspx). Sebuah solusi antivirus dengan database yang up-to-date dan sebuah firewall yang benar dapat mencegah infeksi. Pengguna produk antivirus Kaspersky Lab yang telah meng-install update keamanan yang dikeluarkan oleh Microsoft sudah terlindung dari Kido.

Infeksi Kido pertama terdeteksi pada bulan November 2008 dan telah menyebar hingga jutaan komputer di seluruh dunia dalam waktu beberapa bulan dengan puluhan ribu di antaranya di Indonesia. Penyebarannya sangat cepat melalui jaringan intranet sehingga membuatnya sulit dicegah penyebarannya.

Saat ini serangan Kido menempati urutan teratas dalam daftar serangan komputer di Indonesia. Kaspersky. Laporan terakhir yang dirilis Kaspersky, selama seminggu dari 26 Februari hingga 5 Maret 2009, serangan Kido dilaporkan sebesar 23,96 persen.

Selengkapnya...

Virus Virgear MENGHAPUS SEMUA MP3

Virgear memang virus biasa saja, artinya ia tidak memiliki teknikinfeksi yang kompleks seperti halnya yang dilakukan virus lama Brontok maupun Maxtrox yang baru–baru ini menyebar.

Virgear dibuat menggunakan Visual Basic. Sampai tulisan ini dibuat, terdapat tiga varian dari Virgear yang kami dapat. Varian pertama yang kami temukan memiliki ukuran fi le sebesar 16.896 bytes, yang kemungkinan besar di-pack menggunakan UPX dan di-scramble untuk menyembunyikan identitas dari packer yang digunakan. Yang kedua, memiliki ukuran fi le sebesar 49.152 bytes, murni tanpa di-pack. Dan yang ketiga, atau Virgear.C, memiliki ukuran sebesar 19.968, yang juga kemungkinan besar di-pack menggunakan UPX dan di-scramble seperti halnya varian pertama.

Yang akan coba dibahas kali ini adalah varian Virgear.A. Walaupun sebenarnya perbedaan dari setiap varian tidaklah terlalu signifikan, hanya di nama–nama fi le virus yang digunakan untuk menyebar. Dan satu hal yang tidak berubah antara varian yang satu dengan yang lainnya adalah icon yang digunakan. Ia menggunakan icon yang mirip dengan file .MP3 milik aplikasi WinAmp. Yang dilakukannya ini cukup banyak menipu para korbannya. Walaupun sebenarnya hal ini tidak perlu terjadi, jika Anda mampu membedakannya antara file asli dan file virus.

Bersarang di System

Ia akan meng-copy-kan beberapa file yang merupakan duplikat dari dirinya ke direktori yang ia beri nama system. Direktori ini terletak di bawah direktori System32 milik Windows. Pada direktori tersebut akan terdapat beberapa file dengan nama VirGear.exe, smss.exe, Gazette.exe, Gazerock.exe, dan Nugen. exe. Direktori system dan kelima file tersebut ber-attribut hidden dan system, jadi secara setting-an default Windows tidak akan terlihat oleh kasat mata. Lalu, kelima file itu akan ia jalankan.

Untuk dapat aktif otomatis, ia membuat beberapa item baru di Registry Run dengan nama seperti Winamps, Nullsoft, JetAduio, CoolEditV2, dan AdobeAudition. Nama yang dibuat memang terlihat mirip dengan nama beberapa aplikasi multimedia. Tentu saja ini bertujuan untuk tidak membuat user curiga.

Saat user menjalankan file virus, ia akan mencoba untuk membuka file Clock.avi yang secara default terletak pada direktoriWindows untuk dijalankan pada Windows Media Player. Pada rutin virusnya terlihat bahwa fungsi ini akan diaktifkan apabila virus dijalankan bukan pada direktori induknya, yakni system.

Matikan UAC

Untuk melancarkan aksinya ia mengeset registry untuk tidak menampilkan file hidden dan system, serta menyembunyikan setiap extension yang dikenali oleh Windows. Selain itu, fungsi windows lainnya seperti System Restore dan Find/Search juga ia disable. Serta, ia pun mencoba untuk mematikan UAC (User Account Control) yang ada pada Windows Vista. Walaupun sebenarnya, virus ini tidak dapat berjalan mulus di Vista pada user account selain administrator, tentu saja karena terbentur masalah privilages yang lebih ketat dibandingkan operating system sebelumnya, terkecuali memang Anda dengan sengaja menjalankan dengan perintah “Run as administrator”.

Matikan Virus Lain

Untuk menjadi penguasa tunggal di komputer terinfeksi, ia mencoba untuk mematikan virus lain dengan memasukkan nama file yang dikenal sebagai nama file induk virus tersebut pada Registry Image File Execution Options, seperti kspoold. exe, HokageFile.exe, atau HOKAGE4.exe. Selain itu, ia pun menambahkan beberapa nama file lain seperti Setup.exe, In-stall.exe, msiexec.exe, regedit.exe, dan juga nama file antivirus termasuk PCMAV-CLN.exe dan PCMAV-RTP.exe.

Selain itu, virus ini juga menghalau user untuk masuk dalam modus safe-mode, dengan menghapus setingan yang berkaitan ini di Registry.

Timer Penyebaran

Virus ini memiliki komponen Timer. Salah satunya komponen Timer yang ia namakan Penyebaran. Timer ini diset untuk memiliki interval sebesar 60000ms. Ia bertugas untuk membuat file induk dan menyebarkan diri ke setiap drive yang ia temukan, termasuk Remote Drive. Artinya, ia juga dapat menyerang drive yang di share pada jaringan setempat.

Pada saat menyerang removable drive ataupun remote drive, ia akan menciptakan dua buah fi le baru dengan nama Autorun.inf dan Winamps.exe dengan attribut hidden dan system. Selain itu, sebuah direktori baru dengan nama My Music 2008 juga akan diciptakan, pada direktori tersebut akan berisi banyak sekali file MP3 palsu yang sebenarnya merupakan virus itu sendiri. Nama yang ia gunakan seperti Agnes_Monica_-_Mataha-riku__Ost._Jelita_.mp3 ,.exe, Dewiq_feat_Kaka_-_BeTe.mp3,.exe, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dan nama – nama ini yang selalu di-update di setiap varian barunya.

Jika Anda lebih teliti, terdapat beberapa kejanggalan pada nama file tersebut. Contohnya pada virus ini, terdapat tanda titik setelah ekstensi, misalkan “Agnes Monica.mp3.”. Tanda titik tersebut mengisyaratkan bahwa sebenarnya terdapat extension asli dibelakang extension tersebut. Secara default Windows, extension asli ini tidak akan diperlihatkan, apalagi virus ini pun juga mengeset Windows untuk tidak menampilkan extension asli. Selanjutnya, Anda ubah tampilan Windows Explorer ke modus Details (View -> Details), di bagian Type akan terlihat tipedari file tersebut. File MP3 yang asli memiliki Type contohnya seperti “MPEG Layer 3 Audio File”, “MP3 Format Sound”, atau sejenisnya. Jika Type nya adalah Application, bisa dipastikan itu adalah virus. Selain itu, lihat juga tampilan dari fi le tersebut. Apabila file yang Anda curigai memiliki jumlah spasi yang sangat banyak terutama di bagian akhir, Anda juga harus waspada, karena bisa jadi diakhir spasi yang segitu banyak terdapat extension asli virus yang sebenarnya, misalkan seperti yang dilakukan oleh virus ini “Dewiq_feat_Kaka_-_BeTe.mp3 [%spasi yang sangat banyak%] ,.exe”. Terlihat bahwa extension asli file tersebut adalah EXE (executable) dan bukanlah MP3. Maka dari itu, lebih baik setting-lah Windows Explorer Anda dengan masuk ke menu Folder Options, lalu memilih “Show hidden files and folders”, serta menghapus centangan ([1]) pada “Hide extensions for known fi le types” dan “Hide protected operating system fi les (Recommended)”.

Cari dan Hapus!

Beberapa pembaca mengaku bahwa saat melakukan pembasmian menggunakan PCMAV, ia menghapus setiap file MP3 yang telah terinfeksi oleh virus ini. Padahal kenyataan sebenarnya adalah virus ini tidak menginfeksi atau lebih tepatnya menginjeksi masuk ke dalam file MP3 tersebut. Yang ia lakukan adalah mencari ke setiap penjuru drive akan keberadaan file MP3, jika ia menemukannya, maka akan langsung ia hapus dan digantikan dengan file virus dengan nama yang hampir mirip dengan nama file aslinya. Jadi, file MP3 Anda yang asli memang benar–benar dihapus oleh virus ini tanpa ampun. Dan sedihnya lagi, hal ini tidak ia lakukan hanya pada fi le MP3 saja, melainkan juga pada file .3GP, .AVI, .RM, .WMV, .ASF, .MPG, .MPEG, dan .MP4.
Selengkapnya...

PANDA ANTIVIRUS PRO 2009

PANDA ANTIVIRUS Pro 2009 terbaru meru-pakan pelindung bagi komputer Anda yang mudah digunakan dan memiliki perlindungan intuitif. Lakukan instalasi dan segera lupakan virus, spyware, rootkit, hacker, pencuri online dan pembajak identitas. Berterimakasihlah kepada teknologi Collective Intelligence terbaru, yang mempercepat kinerja dibandingkan versi sebelumnya.

Anti-Malware Engine

Secara otomatis mendeteksi dan menghancurkan virus, spyware, trojan, rootkit, bot, dan malware lainnya sebelum mereka menginfeksi komputer.

* Memindai secara real time maupun ketika diinginkan.
* Memindai e-mail yang masuk pada semua e-mail client.
* Memindai trafik Internet dan IM.
* Menghapus semua jejak spyware di komputer.

Perlindungan Proaktif Tingkat Lanjut

Teknologi dari Panda Security dikenal luas sebagai yang paling efektif dalammenangani malware baru maupun yang belum diketahui.

* Genetic Heuristic Engine dikombinasikan dengan alogaritma tingkat lanjut untuk mendeteksi varian baru dari beragam jenis malware berbahaya.
* TruPrevent Technologies 2.0 secara diam-diam menganalisis sifat program, memblokir aktivitas yang dapat merusak komputer.

Firewall Pribadi

Melindungi komputer Anda dari internet worm dan serangan hacker.

* Konfigurasi otomatis pintar yang memeriksa aplikasi ketika berjalan.
* Melindungi komputer dari hacker.
* Wireless monitor memantau jaringan wireless dari serangan penyusup.
* Melindungi celah keamanan yang telah diketahui maupun belum.

Anti-Phishing Filter

Mengenali e-mail jahat dan melindungi Anda dari scam ketika melakukan aktivitas online.

Anti-Banking Trojan Engine

Mendeteksi malware pencuri identitas yang digunakan untuk mencuri data penting aktivitas banking Anda. Teknik deteksi heuristik dan generik menjamin perlindungan maksimum.

Anti-Rootkit Technology

Mendeteksi dan menghapus secara diam-diam rootkit terinstal yang sering digunakan oleh untuk menyerang produk antivirus tradisional.
Selengkapnya...