Sabtu, 04 April 2009

Mengenali Baterai Palsu Nokia

Kali ini saya pingin mengulas tentang baterai palsu terutama Nokia yang banyak sekali beredar di pasaran. Sebisa mungkin Anda pakai baterai dan charger yang asli atau originalnya. Baterai ibarat nyawa ponsel, kalau baterainya nggak sip maka alhasil si ponsel akan cepet mati kehabisan baterai atau bahkan bisa rusak. Hal tersebut dikarenakan baterai palsu memiliki kekuatan arus yang tidak stabil. Naa, gimana caranya membedakan baterai palsu dengan yang asli? Hati-hati lho, karena sangat mirip dan kalau tidak diamati dengan seksama akan tertipu. Berikut beberapa tips dari saya yang pernah ndapetin baterai palsu Nokia.

  1. Harga
    Biasanya harga original antara 100-150 ribu, ada beberapa tipe baru malah 250 ribu. Nah, kalau murah pasti palsu, apalagi Anda belinya di tempat selain gerai Nokia. Kadang ada yang jual cuman 30 ribu saja atau sekitar 50 ribu sampai 75 ribu. Jadi jangan tertipu. Tapi malah kadang ada juga yang ngejual dengan harga yang agak mirip. So, gimana? Kita lihat point berikutnya.
  2. Label teks
    Biasanya baterai palsu memiliki cetakan teks yang buruk, maksutnya kualitas cetakan teksnya. Kadang buram atau kurang jelas dan warna kurang tegas atau solid. Malah kadang ada teks di baterai yang bisa hilang ketika kita gosok dengan tangan. Payah dee….
  3. Hologram
    Coba lihat hologram di belakang baterai yang biasanya berwarna coklat. Kalau kita tahu hologram asli pasti bisa kenal yang palsu. Biasanya agak buram dan tidak jelas, tidak seperti yang asli. Terus kalau kita gosok bagian hitamnya tidak keluar angka seri/serial number si baterai, kalau keluar pun kadang ada yang hilang kalau kita gosok lagi pakai tangan. Naa, kalau kita belum pernah liat yang asli gimana donk? Coba lagi liat point berikut.
  4. Karet baterai
    Pasti bingung maksutnya. Di bagian atas baterai terdapat bagian hitam (di bagian yang biasanya terhubung dengan konektor baterai di ponsel). Nah, kalau ditekan dengan jari agak lunak berarti terbuat dari karet. Kalau baterai yang palsu biasanya keras karena terbuat dari plastik. So hati-hati ya…
  5. Packing
    Kalau tidak berpacking pasti palsu, pada packing juga terdapat hologram. Kalau palsu biasanya packing juga tidak dicetak dengan benar dan baik. So hati-hati.

Artikel yang berkaitan



0 komentar:

Poskan Komentar